Stikeren Digital, Workshop

IMG_0044

 

Siasat Partikelir, sebuah rancangan sejajar dari 13 kota besar Indonesia adalah gerak nyata dari berbagai ragam budaya dan kebiasaan yang menyatu dalam kepedulian kuat untuk menggerakkan sendi-sendi kreatifitas.

Dalam berbagai kesempatan dan pernyataan, Siasat Partikelir membuka banyak ruang untuk banyak kontestan seni dan pemikir budaya dalam ruang kultural musik, photography, visual art dan style. 13 kota yang tersebar dari Medan di Barat sampai Makassar di Timur bergerak secara simultan dan bersama-sama, memperbaiki tatanan seni yang diibaratkan air yang bergerak dari hulu ke hilir, bebas kemana saja, ke arah yang lebih menjanjikan.

Makassar adalah kota paling Timur yang tersentuh oleh gelombang perbaruan ini. Dengan semangat Antar Kota Antar Propinsi, Siasat Partiklit terus membuka ruang untuk berkolaborasi dan berdaya saing tinggi.

Milisi sebagai salah satu penyedia ruang bagi gerakan geng Siasat Partikelir, hari ini, 14 Mei 2017 kembali merangkul tenaga dan pemikir-pemikir segar dalam sebuah kelas belajar dan loka karya dalam bentuk kelas belajar berkelompok dengan tema STIKEREN DIGITAL.

Kegiatan ini didasarkan akan makin banyaknya pemikir terampil serta designer hebat yang tumbuh dengan kelas dan kebiasaan masing-masing, yang sebenarnya adalah pembuka gerak bagi terciptanya arus supply dan demand yang sehat, karena karya sticker digital ini, dalam masa sekarang dan akan datang, akan banyak memenuhi berbagai platform digital yang bisa dipergunakan oleh siapa saja, dimana saja.

IMG-20170511-WA0005

Crovia adalah sebuah gerakan dan penyedia creative content yang digandeng Siasat Partikelir dan Milisi untuk mnyelenggarakan loka karya berguna tersebut. Iksan Bangsawan selaku founder Crovia meneydiakan banyak hal termasuk tata cara pembuatan akun digital di berbagai lini dan Abe Barzak, seorang designer dan illustrator yang juga managing director Revius juga didapuk menjadi ‘pemancing’ keluarnya imajinasi dan kreatifitas para peserta lewat asupan bergizi yang disajikannya dalam mengupas perkembangan dan trend srta pola design beebrapa tahun belakangan hingga ketersediaanya di banyak platform digital dan social media.

Sebanyak 20 pemuda terpilih diikut sertakan dalam loka karya ini, dan masing-masing menerima tantangan untuk merancang design, membuat, memperindah dan menamnah estetika gambar hingga karya tersebut mewakili secara global pembuat dan masyarakat serta budaya yang didiaminya.

Karya-karya anak muda kreatif tersebut akan dipresentasikan kembali pada 21 Mei minggu depan hingga dianggap layak untuk disebarluaskan dan disertakan dalam pasar digital yang menggeliat hebat saban waktu.

Make A Legacy

Minggu depan juga, 20 karya design sticker tersebut akan coba untuk ‘diadu’ kembali dan diupload ke masing-masing akun Instagram dan Goaheadpeople.id untuk coba beroleh kesempatan demi sebuah gerakan yang menjunjung tinggi arti sebuah warisan seni yang istimewa.

Rapatkan barisan!!

 

 

 

iko

Siasat Partikelir, Kolektif 13 Kota, Bergerak Bersama, Rapatkan Barisan!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *