D Minor

Sebenarnya malas menuliskan ini. Memilih kata yang sederhana dan memulainya dari sini……….

Dan bahwa facebook (sebagian besar) menjadi media eksplorasi pemikiran otak-otak kelas D, yang tanpa pertimbangan akan menumpahkan “kebenaran” versi mereka yang bahkan mengaminkan sendiri kebenarannya tanpa pemahaman yang mendalam dan hanya berdasar dari apa yang mereka lihat dengan “mata D, telinga D, dan pemikiran D nya”.

Sangat lucu melihat analisa-analisa tolol  yang hadir karena keberpihakan suara. Dan hanya berharap dari jumlah like atau komentar-komentar “orang-orang yang sekandang” dengannya.

Politik tidak pernah dipermukaan bung!!!! jangan melihat apa yang kau lihat dan jangan mendengar apa yang kau dengar!!!! Hahahahahah, mereka yang sakit karena ketidakadilan pasti akan turun melawan, bukan kalian yang tanpa tahu apa-apa berkoar-koar di facebook tentang hal-hal yang sama sekali kalian tidak tahu!, Kasihan!. Bahwa menurut anda kemenangan pilihanmu adalah kebodohan orang lain yang berbeda disekitarmu? Hahahahha, apa yang kau menangkan? mungkin pengecualian jika kau adalah seseorang yang memiliki transaksi kapital untuk kemenangan pilihanmu.Tapi jika kau hanya seseorang yang memiliki hak satu suara dan berkoar-koar tentang hal yang kau sendiri tidak tahu dan menelan mentah-mentah segala kelebihan pilihanmu dan segala kekurangan “lawanmu”, maka saya turut prihatin dengan kepintaranmu yang bodoh!.

Suara-suara kita hanyalah persyaratan dan hak sebagai warga negara, tapi “bunyi yang dihasilkan” tetap adalah keputusan mereka yang berkuasa. Makanya sudahlah, ada dua pilihan untuk kehidupan rakyat seperti kita. Kembali tidur untuk melanjutkan mimpi atau bangun untuk mewujudkan mimpi!..

Agus Zubair Azis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *