NIKI, The Real Indonesian Diva?

Di usianya yang baru 20 tahun, NIKI penyanyi asli Indonesia dengan basic R&B ini telah mencapai kesuksesan yang mendunia dan dikenal sebagai ““the internet’s favorite R&B princess” (seperti dilansir oleh Noisey). 

Sejak dirilisnya EP Perdana berjudul “Zephyr” pada musim semi lalu, NIKI telah menuai banyak sekali pujian-pujian manis di berbagai media seperti Highsnobiety, Pitchfork, Nylon, and Clash, serta banyak lagi yang lainnya.

Telah mengumpulkan lebih dari 113 juta streaming di berbagai platform hingga saat ini, NIKI seakan telah menggebrak dunia ‘keartisan’ penyanyi wanita muda yang menulis, merekam, dan memproduksi musiknya sendiri. Fleksibilitasnya telah menggembleng penggemar di seluruh dunia.

NIKI menjalani turnya pada musim panas lalu dengan menjadi penampil pembuka penyanyi pop papan atas yang sedang naik daun yaitu Halsey untuk turnya di Asia. Kemudian dilanjutkan dengan 88rising Head in the Clouds Festival and North America Tour pada musim gugur lalu. NIKI menutup akhir tahun lalu dengan menjadi salah satu Complex’s Best New Artists of 2018.Semakin mengokohkan kesuksesannya di tahun lalu, maka sekarang NIKI kembali dengan single perdananya di tahun 2019 berjudul “Lowkey” yang rilis pada tanggal 24 April 2019. NIKI juga berperan sebagai Co-produser untuk single ini bersama juga dengan 2x-Platinum producer Z3N (Lil Wayne, XXXTentacion, Tory Lanez, Lil Baby, YNM Melly), catatan pengaruhnya terhadap Neo R&B memberi pendengar gambaran yang jujur dan memberdayakan cinta yang berlalu dengan cepat. Popularitasnya semakin meroket tajam setelah mendapat dukungan dari Lisa Blackpink, girlband Korea yang booming dimana-mana.

Dengan catatan-catatan yang mengesankan seperti itu, saya kadang mengiyakan bahwa NIKI adalah penyanyi Indonesia (perempuan) yang ‘paling’ sukses go international, dengan beberapa alasan sebagai berikut :

1.NIKI bergabung kedalam label independen yang melakukan segala bentuk kegiatan perlabelan secara mandiri. 88 Rising yang menaungi NIKI adalah label yang dirintis untuk memajukan bakat-bakat muda asal Asia yang berpotensi mendunia.

2.NIKI yang mulai berkarir dengan memenangkan sebuah kontes nyanyi produk ice cream pernah bernaung dalam label ‘major’ sebelum akhirnya memutuskan untuk berkarir dengan usaha sendiri, mencari link dan berjejaring dengan artis-artis independen dan membuka pasarnya secara mandiri juga.

3.Pada awalnya Niki menyalurkan hobi menyanyinya tersebut melalui situs Youtube. Ia aktif membagikan video-video cover dari lagu yang ia suka, khususnya musik indie dan akustik. Niki mulai menulis serta mengaransemen melodi lagu dengan gitarnya sendiri ketika ia berusia 13 tahun. Saat itu ia mengatakan bahwa pengalaman pertamanya tersebut terjadi secara tidak sengaja.

“Aku awalnya pakai GarageBand untuk ngerekam suara dan gitar aku. Tapi suatu hari aku nemuin sesuatu yang bagus banget namanya GarageBand library. Itu kejadiannya benar-benar gak sengaja – Aku ngeklik tombol itu dan langsung muncul kumpulan-kumpulan nada terus aku kayak ‘Oh my god, where have you been all my life?‘” ceritanya saat dikutip dari interviewnya bersama NME (28/05/2018).

4.NIKI berkarir ‘tidak dengan’ bahasan dan kejadian-kejadian yang dibuat untuk menaikkan popularitasnya. Banyak orang malah yang mengenal NIKI terlebih dahulu lewat karya yang dinyanyikannya, bukan dari siapa dia dan apa yang dia kerjakan.

foto NIKI dari POPBELA.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *